Langsung ke konten utama

Bunga Besar di Balik Kredit Tanpa Agunan

Salah satu hal yang menjadi andalan dari para marketing Bank yang mencari mangsa ( Orang yang butuh pinjaman duit besar) adalah dengan Iming iming syarat mudah dan Bunga ringan bahkan kalau di brosurnya sangat kecil, dibawah 1 Persen.

Kenyataannya brosur yang diserahkan kepada anda dengan iming iming bunga rendah sebenarnya TIDAK BENAR. Bunga tetap tinggi namun di presentasikan dengan cara yang menarik sehingga terkesan bunga sangat kecil. Bank tidak salah memang, hanya saja kita yang kurang cermat. 

Saya akan beri contoh berikut:

Sebuah Bank menawarkan Pinjaman tanpa Agunan dengan nama KTA Payroll, KTA ini khusus untuk instansi yang bekerja sama dengan bank tersebut. Iming imingnya, syarat sangat mudah dan beberapa hari langsung cair. Bukan itu saja, bunganya pun di brosur sangat kecil, cuma 0.81% dengan perhitungan bunga FLAT yang artinya komposisi bunga dan pinjaman pokok selalu sama setiap kali mengangsur di bank tiap bulannya.

Sebagai contoh anda mau pinjam 50.000.000 (Lima puluh juta rupiah) selama 5 tahun maka cicilan anda adalah  Rp1.238.333,00 .  Banyak pertanyaan muncul dari sini, jika kita jeli maka kita akan bertanya sebagai berikut:
  1. Berapa sebenarnya bunga pertahunnya? berapa bunga selama 5 tahun?
  2. Berapa pokok dan bunga yang dibayarkan tiap bulannya?
  3. Berapa total pembayaran yang harus kita bayar untuk pinjaman tersebut selama 5 tahun?
Ok, saya sudah menghitungnya dan hasilnya adalah sebagai berikut:


Perhatikan maka jawaban pertanyaan pertama terjawab bahwa bunga pertahun adalah 9.72% dan bunga selama 5 tahun adalah 48.60%. Besarkan? Rumusnya untuk bunga satu tahun adalah 

Bunga pertahun= Bunga dibrowsur x 12 
Bunga selama pinjam = Bunga pertahun x  5 tahun 

Jawaban untuk pertanyaan kedua adalah pokok perbulan sekitar 833.333 dan bunganya 404.999 Rupiah. Gila kan? Bunga perbulan adalah sekitar 48,5 % kalau dibanding cicilan  pokoknya. 

Total Pembayaran yang harus kita lakukan selama 5 tahun ( dengan asumsi tidak ada pembyaran di percepat atau denda) maka total pembayaran adalah 74.299.980 Rupiah dan bunga yang harus dibayarkan adalah 24.299.980 Rupiah. Bayangkan man! kita setor 24 jutaan selama 5 tahun untuk uang 50 Juta yang kita pinjam.

Dari sini saya sarankan, hitunglah dengan cermat, teliti dan pikirkan 100x sebelum pinjam ke bank. Pinjam uang hakekatnya untuk kebutuhan yang sangat sangat mendesak namun kita tidak punya uang simpanan atau tidak ada saudara yang mampu meminjaminya, baru lah Bank menjadi solusi PALING AKHIR. Ingat, hutang itu enak di depan dan tidak enak selama mencicilnya.

Jangan pinjam uang untuk kebutuhan konsumtif, apalagi hanya sekedar memenuhi gaya hidup. Jika anda pinjam alasan konsumtif atau untuk bergaya di depan teman kantor, tetangga, atau keluarga anda, maka anda akan merasakan beratnya hutang.

Hutanglah dengan bijak, dan pikir 100x sebelum berhutang, apalagi pinjam ke bank!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara beli Tiket Bioskop Dengan M-TIX

Saya yakin sebagian besar penonton Bioskop biasanya antri untuk melakukan pembelian tiket. Tidak ada yang salah dengan antri, hanya saja tidak ada jaminan bahwa anda akan mendapatkan tiket setelah antri panjang terutama untuk film film box office yang sedang populer seperti Furious 7 atau sebentar lagi Avenger 2. Bagi kamu kamu yang sering nonton, lebih baik gunakan layanan M-TIX tanpa harus repot antri. M-TIX adalah layanan penjualan tiket bioskop di jaringan 21 dengan menggunakan SMS, Telpon ataupun pesan lewat web. Panduan di artikel ini fokus pada dua hal yaitu cara menjadi anggota M-TIX dan cara pesan tiket lewat Web. Cara menjadi Anggota M-TIX Cara menjadi anggota M-TIX cukup mudah, datang saja ke bioksop yang melayani M-TIX dan bilang ke bagian layanan M-TIX ingin mendaftar. Bagaimana kita bisa tahu bioskop tersebut melayani M-TIX? Cara pertama, cek di webnya, jika anda melihat jadwal dan jam tayang bisa diklik dan bisa dilakukan lewat M-TIX, berarti bioskop mendukung, cara...

Struktur Organisasi Kantor Staf Kepresidenan

 Struktur Organisasi Kantor Staf Kepresidenan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019 tentang Kantor Staf Presiden. Selain diagram diatas, sebenarnya masih ada bagian yang tidak muncul di diagram yaitu  Wakil Kepala KSP dan Staf Ahlinya.  Deputi adalah unit yang setera Eselon I dan dibawah deputi masih ada Administrator  (Dulu Kepala Bagian) dan Pengawas ( dulu Kasubag atau Kasi).  Aturan Rinci tentang KSP bisa dibaca di Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019 dibawah ini

Sumber Pendanaan dan Mekanisme Program Makan Siang Gratis

 Walaupun hitung suara KPU belum selesai, sudah hampir dipastikan bahwa Prabowo Gibran unggul baik di quick count ataupun Real count. Saat ini media dan masyarakat mulai membahas program kerja Prabowo terutama Program yang unggulannya itu Makan siang gratis di sekolah. Yang menjadi pertanyaan sekarang dari mana sumber dana dan mekanisme pelaksanannya?  Saat ini pemerintah belum menentukan karena Rezim Jokowi baru berakhir di bulan oktober 2024. Namun demikian sepertinya RAPBN 2024 sudah ancang ancang untuk memasukan program kerja Prabowo ini agar bisa terlaksana tahun depan. Menurut perhitungan jika seluruh anak sekolah dari SD sampai SMA di berikan makan siang gratis selama bersekolah dengan anggaran 15.000 per sekali makan siang maka Negara membutuhkan anggaran lebih dari 400 Triliun Rupiah. Anggaran ini 3 kali lebih besar dari anggaran kementerian pemerintah, lalu DARI MANA DUITNYA?  Sumber Anggaran  Analisa saya pribadi ada 4 Metode yang bisa di tempuh pemerintah...