Langsung ke konten utama

Review Expandables 3 (2014)

The Expandable 3 masih melanjutkan kisah Barne Rose dan tim tentara bayarannya untuk menangkap penjahat atau mengambil object penting sesuai pesanana CIA. Kali ini, musuh utama dari The Expandable adalah mantan pendiri Expandable Conrad stonebank.
Stonebank adalah penjual senjata ilegal di negara konflik. Dia sengaja mengambil keuntungan dari konflik yang ada dan menjual senjata ke pihak pihak yang bertikai. Barne kaget ketika ternyata Stonebank masih hidup dan sekarang justru lebih berbahaya karena dia sudah menjadi Kingpin jual beli senjata ilegal.

Kisah di mulai ketika Barne dan timnya menyelamatkan teman lama bernama Doctor Death di suatu daerah di asia tengah,  ahli pisau dan doktor dari Expandable. Mereka tidak langsung pulang namun melanjutkan perjalanan ke Afrika untuk menangkap penjahat penjual senjata yang sudah lama di incar CIA.

Di Afrika, sudah ada second team yang sudah menunggu, rencana awal yang harusnya mulus tiba tiba buyar karena Barne (Sylverster Stalone) emosional melihat Conrad yang ternyata adalah teman lamanya yang berkhianat. Conrad yang menyadari ada penyusup langsung melarikan diri, namun sebelum melarikan diri, dia berhasil melukai salah satu tim Expandable dan membuat rencana awal Tim Expandable Gagal Total.

Misi yang gagal dan hampir membunuh tim expandable ini membuat Barne di panggil CIA atas ketidakbecusannya serta Barne tidak ingin tersebut terulang, oleh karenanya dia ingin melepas semua tim expandable dan menggantinya dengan tim baru yang lebih muda dan lebih energic.

Secara garis besar, film ini tipical film era 90-an yang mengandalkan otot, ledakan Bom dan senjata dimana jalan ceritanya mudah ditebak, klise dan ujungnya tidak jauh jauh dari perkiraan penonton. Namun, jika dibandingkan dengan Expandable 1 dan expandable 2, jalan cerita yang ketiga ini sedikit lebihbaik.  Bagi yang ingin bernostalgia ke masa lalu, film ini cukup baguslah untuk mengenang bintang bintang tua dimasa emasnya seperti Sylvester Stalone, Mel Gibson, antonio Banderas ataupun si india John Horison Ford.

Film ini saya rating 5/10 bintang. Cocok untuk mengisi waktu kosong dan menghilangkan kepenatan, film juga tidak perlu mikir panjang seperti Inception atau Ocean 11. Simple, Straigh forward, to the point BOOM!. just like that!



Review With Spoiler 
Walaupun film ini tidak bagus bagus amat, namun ada beberapa adegan yang saya suka. Salah satunya adalah teknik memperkenalkan tim muda di film ini. Contohnya si cewek  Luna yang bekerja di Bar, pertama mengira dia itu cuma pelayan, ternyata dia tukang pukul, rekrutmen kedua Jhon smile yang kalah bertarung dalam sebuah pertandingan kelahi (judi) namun justru dipilih oleh barne sebagai tim, ternyata John mengalah atau pura pura kalah karena dia dibayar. Tim ketiga saya kira seorang pegawai kantoran, eh ternyata ahli teknologi dan hobi dengan hiking dan olahraga berbahaya, dan yang terakhir adalah seorang petinju

Yang paling lucu saat Barne ingin merekrut Galgo (Antonio banderas) ahli bela diri, namun barne tidak mau merekrut karena sudah tua. Apa mau dikata, tim baru tetap tidak optimal akhirnya si Galgo ini direkrut juga.

Cerita Klise, super klise
Cerita teman jadi musuh ini sebenarnya cerita paling pasaran di dunia holywood, mau bukti? Musuh utama James bond di film Golden Eye adalah teman agennya yang dikira mati, eh ternyata masih hidup. Film Charlie Angel:Full Trotle juga sama, Angel lama justru menjadi musuh bebuyutan Charlie setelah pensiun. Belum lagi film seperti Batman Begin dengan Rash Al Gul dan masih banyak film dengan topik yang sama. Teman lama, dikira mati, lalu muncul lagi di akhir film dan manjadi Musuh. Just Crap!

Inside Joke
Ada dua inside joke yang bisa bikin anda tertawa, tentunya kalau anda tahu konteksnya. Pertama, Doctor death diselamatkan dari kereta sebagai seorang tahanan, ketika ditanya kenapa dia dipenjara dia bilang "Tidak membayar pajak", pada kenyataannya memang Pemeran doctor (Wesley snape) pernah dipenjara karena tidak membayar  pajak.

Inside joke kedua adalah Ketika Agen CIA Drummer (Horison Ford)  Datang dan bertemu dengan Barne (Sylvester Stallone) , dia ditanya "Where is Mr Curch (bruce willis)?" dia jawab "He is out of picture" ada cerita dbalik inside joke ini, Bruce willis tidak bersedia bermain di Expandable 3 karena minta tambahan duit 1 juta dollar, maka karena Produser tidak setuju, akhirnya perannya di ganti oleh Harrison Ford.

Inside Joke ini berlanjut ketika Trench (Arnold) berkata pada Drummer "Thanks for coming for short notice" , memang si Harrison ford ini masuk casting mendadak karena Keluarnya bruce willis.

Sekali lagi, terlepas dari berbagai kekurangannya, film ini layak di tonton jika anda suka ledakan dan adegan perang senjata. Yang saya suka, tidak ada kisah cinta Bulshit di film ini dan tidak ada rebutan cewek. Yah saya anggap itu adalah point plus tersendiri.  Selamat menonton!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara beli Tiket Bioskop Dengan M-TIX

Saya yakin sebagian besar penonton Bioskop biasanya antri untuk melakukan pembelian tiket. Tidak ada yang salah dengan antri, hanya saja tidak ada jaminan bahwa anda akan mendapatkan tiket setelah antri panjang terutama untuk film film box office yang sedang populer seperti Furious 7 atau sebentar lagi Avenger 2. Bagi kamu kamu yang sering nonton, lebih baik gunakan layanan M-TIX tanpa harus repot antri. M-TIX adalah layanan penjualan tiket bioskop di jaringan 21 dengan menggunakan SMS, Telpon ataupun pesan lewat web. Panduan di artikel ini fokus pada dua hal yaitu cara menjadi anggota M-TIX dan cara pesan tiket lewat Web. Cara menjadi Anggota M-TIX Cara menjadi anggota M-TIX cukup mudah, datang saja ke bioksop yang melayani M-TIX dan bilang ke bagian layanan M-TIX ingin mendaftar. Bagaimana kita bisa tahu bioskop tersebut melayani M-TIX? Cara pertama, cek di webnya, jika anda melihat jadwal dan jam tayang bisa diklik dan bisa dilakukan lewat M-TIX, berarti bioskop mendukung, cara...

Struktur Organisasi Kantor Staf Kepresidenan

 Struktur Organisasi Kantor Staf Kepresidenan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019 tentang Kantor Staf Presiden. Selain diagram diatas, sebenarnya masih ada bagian yang tidak muncul di diagram yaitu  Wakil Kepala KSP dan Staf Ahlinya.  Deputi adalah unit yang setera Eselon I dan dibawah deputi masih ada Administrator  (Dulu Kepala Bagian) dan Pengawas ( dulu Kasubag atau Kasi).  Aturan Rinci tentang KSP bisa dibaca di Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2019 dibawah ini

Sumber Pendanaan dan Mekanisme Program Makan Siang Gratis

 Walaupun hitung suara KPU belum selesai, sudah hampir dipastikan bahwa Prabowo Gibran unggul baik di quick count ataupun Real count. Saat ini media dan masyarakat mulai membahas program kerja Prabowo terutama Program yang unggulannya itu Makan siang gratis di sekolah. Yang menjadi pertanyaan sekarang dari mana sumber dana dan mekanisme pelaksanannya?  Saat ini pemerintah belum menentukan karena Rezim Jokowi baru berakhir di bulan oktober 2024. Namun demikian sepertinya RAPBN 2024 sudah ancang ancang untuk memasukan program kerja Prabowo ini agar bisa terlaksana tahun depan. Menurut perhitungan jika seluruh anak sekolah dari SD sampai SMA di berikan makan siang gratis selama bersekolah dengan anggaran 15.000 per sekali makan siang maka Negara membutuhkan anggaran lebih dari 400 Triliun Rupiah. Anggaran ini 3 kali lebih besar dari anggaran kementerian pemerintah, lalu DARI MANA DUITNYA?  Sumber Anggaran  Analisa saya pribadi ada 4 Metode yang bisa di tempuh pemerintah...